meningkatkan kuantitas harta dengan prinsip islam
pijarjos.blogspot.com Kita hidup di dunia untuk mengejar kebahagian dunia dan akhirat, kebahagiaan dunia biasanya di lambangkan dengan kuantitas harta yang banyak, ada beberapa faktor yang mendukung untuk meningkatkan kuantitas harta. berikut beberapa faktor pendukung seperti rajin dalam bekerja,memamajemen pengeluaran, dan menggunakan prinsip agama islam.
Manajemen adalah cara mencapai tujuan melalui orang lain. Orang lain disini adalah organisasi. Organisasi bukan mesin melainkan suatu organisme yang dapat mengatur diri sendiri, mengintergrasi bagian bagian menjadi satu keutuhan dan dapat berkembang lagi menjadi kesatuan yang komplek membentuk masyarakat yang ramah terhadap diri sendiri dan lingkungannya. Organisme yang terbaik adalah manusia. Manusia dalam hidupnya terkait dengan tiga relasi; 1. Relasi manusia kepada Tuhan 2. Relasi manusia kepada manusia 3. Relasi manusia kepada alam Dalam konteks manusia beragama; relasi manusia kepada Tuhan, manusia dan alam dipandu oleh kitab suci.
Maqoshid syariah salah satunya adalah menjaga harta, sebagai alasan diwajibkannya pengelola dan megembangkan harta atau kekayaan, sebab dengan kekayaan yang kita miliki membuat kita mampu menjaga empat tujuan yang ada diatasnya. Serta diharamkannya pencurian, suap, bertransaksi riba dan memakan harta orang lain secara bhatil.
Rajin dalam bekerja adalah bersungguh- sungguh dan tidak menunda pekerjaan yang ada.
mengapa kita harus menjalankan semua faktor tersebut? karena faktor diatas saling berkesinambungan dan berhubungan agar tercapainya kebahagiaan dunia dan akhirat.
di dunia kita mendapatkan kuantitas harta yang melimpah dan di akhirat kita mendapatkan pahala yang melimpah.
Sumber;
-Hadi, Kuncoro. "Implementasi Maqoshid Syariah Sebagai Indikator Perusahaan Islami." SERI PRANATA SOSIAL 1.3 (2012): 140-150.
-Hadi, Kuncoro. "Manajemen Perusahaan Berbasis Maqoshid Syariah." SERI PRANATA SOSIAL 2.1 (2013): 39-46.
Manajemen adalah cara mencapai tujuan melalui orang lain. Orang lain disini adalah organisasi. Organisasi bukan mesin melainkan suatu organisme yang dapat mengatur diri sendiri, mengintergrasi bagian bagian menjadi satu keutuhan dan dapat berkembang lagi menjadi kesatuan yang komplek membentuk masyarakat yang ramah terhadap diri sendiri dan lingkungannya. Organisme yang terbaik adalah manusia. Manusia dalam hidupnya terkait dengan tiga relasi; 1. Relasi manusia kepada Tuhan 2. Relasi manusia kepada manusia 3. Relasi manusia kepada alam Dalam konteks manusia beragama; relasi manusia kepada Tuhan, manusia dan alam dipandu oleh kitab suci.
Maqoshid syariah salah satunya adalah menjaga harta, sebagai alasan diwajibkannya pengelola dan megembangkan harta atau kekayaan, sebab dengan kekayaan yang kita miliki membuat kita mampu menjaga empat tujuan yang ada diatasnya. Serta diharamkannya pencurian, suap, bertransaksi riba dan memakan harta orang lain secara bhatil.
Rajin dalam bekerja adalah bersungguh- sungguh dan tidak menunda pekerjaan yang ada.
mengapa kita harus menjalankan semua faktor tersebut? karena faktor diatas saling berkesinambungan dan berhubungan agar tercapainya kebahagiaan dunia dan akhirat.
di dunia kita mendapatkan kuantitas harta yang melimpah dan di akhirat kita mendapatkan pahala yang melimpah.
Sumber;
-Hadi, Kuncoro. "Implementasi Maqoshid Syariah Sebagai Indikator Perusahaan Islami." SERI PRANATA SOSIAL 1.3 (2012): 140-150.
-Hadi, Kuncoro. "Manajemen Perusahaan Berbasis Maqoshid Syariah." SERI PRANATA SOSIAL 2.1 (2013): 39-46.
Komentar
Posting Komentar